Friday, June 29, 2012

Muhammad Bin Abdullah Nabi Palsu?

Bismillahirrohmanirrohim…

Salah satu tuduhan umat Kristen terhadap Nabi Muhammad adalah sebagai nabi palsu. Mereka mendasarkan tuduhannya pada Mat 24:11, 24 yang berbunyi :
“Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.”

Sayang sekali bahwa mereka tidak mengikuti perintah dalam kitab mereka sendiri untuk ‘menguji segala sesuatunya’ karena hanya dengan mengujinyalah kita akan tahu apakah seseorang yang mengaku-aku nabi itu palsu atau bukan. Bahkan umat Kristen telah menetapkan untuk tidak mengakui Muhammad sebagai nabi sehingga dianggap sebagai nabi palsu tanpa mau mengujinya.

Keunikan Nama Allah

Kata ‘Allah’ merupakan nama Tuhan yang paling populer. Apabila anda berkata :”Allah..”, maka apa yang anda ucapkan itu telah mencakup semua nama-nama-Nya yang lain, sedangkan bila anda mengucapkan nama-nama-Nya yang lain – misalnya ‘ar-Rahmaan’, ‘al-Malik’ dan sebagainya – maka ia hanya menggambarkan sifat Rahman, atau sifat kepemilikan-Nya. Disisi lain, tidak satupun dapat dinamakan Allah, baik secara hakikat maupun secara majazi, sedangkan sifat-sifat-Nya yang lain – secara umum – dapat dikatakan bisa disandang oleh makhluk-makhluk-Nya. Bukankah kita dapat menamakan si Ali yang pengasih sebagai ‘Rahiim’?, atau Ahmad yang berpengetahuan sebagai ‘Aliim’?. Secara tegas, Tuhan Yang Maha Esa itu sendiri yang menamakan dirinya Allah.

Inilah Klaim Ngawur dan Keblinger Faithfreedom Indonesia

Untuk menunjukan opini bahwa Faithfreedom memperoleh Hasil Kesuksesan, para Antek Faithfreedom berusaha mencari pembenaran dengan menggunakan penalaran orang keblinger dan kalap.

Dengan menggunakan Modal dasar argumentasi keberadaan Faithfreedom Indonesia (FFI) yaitu berawal pada tahun 2005 dan melihat adanya data BPS jika dibandingkan dengan data tahun 2005 melihat adanya  penurunan angka persentase umat Islam Indonesia pada tahun 2010, data tersebut dijadikan dasar keberhasilan mereka.

untuk lebih jelasnya saya screenshot postingan mereka tersebut